PoinMedia.Com – Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi turut ambil bagian dalam kegiatan Borderline Economic Summit (BES) 2025 yang digelar di Kabupaten Bogor.
Forum strategis ini dihadiri perwakilan kementerian, Wakil Menteri Dalam Negeri, serta Gubernur Jawa Barat yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, dan melibatkan 12 kabupaten/kota perbatasan guna memperkuat sinergi pembangunan lintas wilayah.
Dengan mengangkat tema “Harmonisasi Perencanaan dan Implementasi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi di Wilayah Perbatasan”, BES 2025 menjadi wadah kolaborasi antardaerah untuk menyatukan arah kebijakan, mendorong investasi, memperkuat konektivitas, serta memperluas kerja sama antar pemerintah daerah.
Salah satu isu strategis yang menjadi perhatian adalah pengembangan potensi ekonomi melalui hilirisasi dan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak utama peningkatan ekonomi kreatif dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam forum ini, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi turut menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan beberapa daerah lain sebagai langkah konkret memperkuat kolaborasi pengembangan pariwisata dan investasi kreatif antar wilayah perbatasan.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menegaskan bahwa kerja sama regional merupakan kebutuhan penting dalam membuka ruang pariwisata yang lebih luas dan berdaya saing.
“Melalui kesepakatan bersama ini, kami tidak hanya memperkuat jejaring antar daerah, tetapi juga membuka peluang pengembangan destinasi baru, peningkatan promosi pariwisata, serta perluasan pasar ekonomi kreatif. Pengembangan kawasan perbatasan harus menjadi gerakan yang terintegrasi agar mampu memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” ujar Ali Iskandar. Rabu (3/12/2025).
Ali menambahkan bahwa sinergi antar daerah diharapkan dapat meningkatkan konektivitas akses wisata, menciptakan paket wisata lintas daerah, serta memperkenalkan potensi unggulan Kabupaten Sukabumi sebagai destinasi wisata alam dan budaya yang ramah investasi.
Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi menilai BES 2025 sebagai momentum penting untuk memperluas peluang dan percepatan pembangunan sektor pariwisata, sekaligus mendorong kemajuan wilayah perbatasan secara terpadu, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.***
(Red)









