Dugaan Pungli Rekrutmen Karyawan PT Glostar Indonesia Jadi Sorotan, LPI Desak Investigasi

- Admin

Rabu, 22 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan praktik pungutan liar dalam rekrutmen pegawai di PT Glostar Indonesia (GSI) Cikembar, Sukabumi, menjadi sorotan publik. Laskar Pasundan Indonesia (LPI) mengungkapkan adanya indikasi pungli dengan nominal fantastis, yang diduga melibatkan oknum HRD.

Dugaan praktik pungutan liar dalam rekrutmen pegawai di PT Glostar Indonesia (GSI) Cikembar, Sukabumi, menjadi sorotan publik. Laskar Pasundan Indonesia (LPI) mengungkapkan adanya indikasi pungli dengan nominal fantastis, yang diduga melibatkan oknum HRD.

PoinMedia.Com – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam proses rekrutmen karyawan di PT Glostar Indonesia (GSI) Cikembar, Sukabumi, Jawa Barat, tengah menjadi perhatian publik.

Sekretaris Jenderal DPP Laskar Pasundan Indonesia (LPI), TB Saepul Bahri, SH, MH, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memperoleh sejumlah data dan fakta akurat yang dapat dipertanggungjawabkan terkait kasus ini.

LPI menduga kuat adanya praktik pungli dalam proses penerimaan karyawan di GSI Blok A dan Blok B, yang diduga melibatkan oknum dari bagian Human Resource Development (HRD).

“Kami menemukan indikasi adanya keterlibatan oknum HRD di kedua blok tersebut, bahkan ada dugaan kuat keterlibatan pihak internal perusahaan dalam menentukan kelulusan pelamar,” ujar Saepul.

Berdasarkan informasi yang diperoleh LPI, pungutan yang dikenakan terhadap calon karyawan bervariasi, mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 9 juta per orang. Praktik ini dinilai telah berlangsung cukup lama dan jelas bertentangan dengan aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Laskar Pasundan Soroti Pengalihan Dana Alokasi Khusus Pendidikan

LPI pun mendesak Satuan Tugas Saber Pungli Mabes Polri untuk segera turun tangan mengusut tuntas kasus ini serta menangkap para pelaku yang terlibat.

Tak hanya itu, LPI juga berencana mengajukan audiensi dengan pihak manajemen PT GSI guna menggali lebih dalam dugaan keterlibatan oknum internal yang sudah lama melakukan praktik pungli ini.

“Praktik pungli ini sangat memberatkan masyarakat, di mana semua nominal yang diperoleh diduga hanya untuk memperkaya diri sendiri oleh oknum-oknum terkait,” tambah Saepul.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya memiliki bukti kuat serta sejumlah korban yang siap memberikan kesaksian terkait dugaan pungli di perusahaan tersebut.

Terkait dengan dugaan ini, pihak PT Glostar Indonesia melalui Humas perusahaan, Nurjaman, menyatakan bahwa perusahaan tidak membenarkan adanya praktik pungli dalam proses rekrutmen karyawan.

Baca Juga :  Dinas Perkim Dorong Penguatan APBD 2026 untuk Pembangunan Permukiman dan Infrastruktur Dasar

“Sesuai peraturan perusahaan, pungli dilarang keras. Dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB), disebutkan bahwa karyawan yang terbukti melakukan pungli akan diberhentikan tanpa pesangon,” jelasnya.

Nurjaman juga mengimbau kepada seluruh pencari kerja agar segera melaporkan jika menemukan indikasi pungli yang dilakukan oleh karyawan GSI.

“Kami sangat berterima kasih atas informasi yang telah disampaikan, dan kami mendukung penuh upaya Saber Pungli dalam melakukan investigasi demi menjaga reputasi perusahaan,” tandasnya.

Selain itu, LPI juga menyoroti tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT Glostar Indonesia, khususnya terkait dampak operasional perusahaan terhadap masyarakat sekitar, termasuk arus lalu lintas kendaraan perusahaan yang melintasi wilayah Sukabumi.

Kasus ini terus menjadi perhatian berbagai pihak, sementara masyarakat berharap adanya tindakan tegas untuk menghentikan praktik pungli di PT Glostar Indonesia.***

(RH)

 

 

Berita Terkait

Satlantas Polrestabes Bandung Buka Layanan SIM Keliling di Sejumlah Lokasi hingga 11 Juli 2026
Palabuhanratu Miliki Potensi Besar di Sektor Pariwisata dan Perikanan
Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi Tinjau Sarana Penampungan Air Bersih untuk Pastikan Layanan Dasar Masyarakat Terpenuhi
SMP PLUS Buniwangi Terima Program Revitalisasi Kemendikdasmen untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
Kekayaan Alam Simpenan Dinilai Mampu Menopang Pembangunan Berkelanjutan
Tradisi Larung Sesaji Warnai Peringatan Hari Nelayan Palabuhanratu ke-66
Desa Buniwangi Optimalkan UMKM dan Ketahanan Pangan Berbasis Potensi Lokal
Panglima TNI Dijadwalkan Tutup SSC 2026, Cetak Generasi Santri Berkarakter

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 05:59 WIB

Satlantas Polrestabes Bandung Buka Layanan SIM Keliling di Sejumlah Lokasi hingga 11 Juli 2026

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:13 WIB

Palabuhanratu Miliki Potensi Besar di Sektor Pariwisata dan Perikanan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:36 WIB

Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi Tinjau Sarana Penampungan Air Bersih untuk Pastikan Layanan Dasar Masyarakat Terpenuhi

Senin, 1 Juni 2026 - 13:16 WIB

Kekayaan Alam Simpenan Dinilai Mampu Menopang Pembangunan Berkelanjutan

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:42 WIB

Tradisi Larung Sesaji Warnai Peringatan Hari Nelayan Palabuhanratu ke-66

Berita Terbaru

error: Content is protected !!