Kebocoran Bendungan PT Cakra Mas Picu Banjir Lumpur di Kampung Cipeuncit

- Admin

Senin, 15 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir lumpur merendam sejumlah rumah warga di Kampung Cipeuncit

Banjir lumpur merendam sejumlah rumah warga di Kampung Cipeuncit

PoinMedia.Com – Sebagian rumah warga di Kampung Cipeuncit, Cigadog RT 01/01, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, terendam banjir lumpur pada Senin sore (15/12/2025).

Peristiwa tersebut diduga kuat akibat kebocoran serius pada tanggul penahan air atau bendungan yang dikelola PT Cakra Mas di wilayah tersebut.

Berdasarkan keterangan warga, luapan air limbah bercampur lumpur terjadi secara tiba-tiba setelah tembok bendungan tidak mampu menahan debit air. Warga menduga kondisi tersebut disebabkan kurangnya perawatan maupun konstruksi bendungan yang tidak memadai.

“Air datang sangat cepat dan membawa banyak lumpur. Kami tidak sempat menyelamatkan barang-barang karena yang utama adalah keselamatan anak-anak dan keluarga,” ujar Cecep, salah seorang warga terdampak.

Baca Juga :  Pengurus Komunitas Tilawah Tiga Puluh Kabupaten Sukabumi Resmi Dilantik

Data sementara menyebutkan, banjir lumpur setinggi lutut orang dewasa masuk ke dalam rumah-rumah warga, merusak perabotan serta mengganggu aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Selain itu, jalan utama di kawasan tersebut turut tergenang lumpur yang bercampur material sampah dan lainnya.

Usai banjir surut, warga Kampung Cipeuncit bergotong royong membersihkan sisa lumpur tebal yang mengendap di rumah dan lingkungan sekitar. Proses pembersihan dilakukan secara mandiri dengan menggunakan peralatan seadanya.

Warga berharap Kepala Desa Kertajaya dapat bersikap tegas dan meminta pertanggungjawaban pihak PT Cakra Mas atas kejadian tersebut. Mereka mendesak perusahaan untuk segera melakukan perbaikan permanen terhadap bendungan yang bocor serta memberikan ganti rugi atas kerugian yang dialami warga.

Baca Juga :  Pemerintah Kecamatan Cikembar Gelar Rakor Pembinaan bagi Pengrajin dan Pengusaha Tambang Batu Hijau

“Kami mendesak PT Cakra Mas segera bertanggung jawab. Kejadian seperti ini bukan yang pertama kali dan sangat meresahkan masyarakat,” ungkap Mamat, warga setempat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Desa Kertajaya maupun manajemen PT Cakra Mas terkait insiden kebocoran bendungan tersebut dan tuntutan ganti rugi dari warga.

Masyarakat juga berharap Pemerintah Kabupaten Sukabumi segera meninjau ulang perizinan serta standar operasional PT Cakra Mas guna mencegah terulangnya bencana serupa di kemudian hari.***

 

Reporter : Dede A

 

 

Berita Terkait

Desa Wangunsari Kembangkan Potensi Wisata Air Panas dan Curug, Dorong Promosi Terpadu
Palabuhanratu Diproyeksikan Jadi Motor Agroindustri, Pariwisata, dan Perdagangan Kabupaten Sukabumi
Operasi Non Kebakaran, Damkar Amankan Lingkungan Sekolah TK dari Serangan Ulat
Aksi Cepat Petugas Damkar Amankan Satwa Liar di Lingkungan Warga
Kantor Kecamatan Warungkiara Dibangun, Perkim Sukabumi Perkuat Pelayanan Publik
100 Unit Rumah Disiapkan, Dinas Perkim Relokasi Penyintas Bencana di Palabuhanratu
Kecamatan Sukabumi Dukung Pengembangan Komoditas Unggulan Desa Perbawati
Pastikan Tepat Sasaran, Dinas Perkim Sukabumi Tinjau Bantuan Rutilahu

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 08:12 WIB

Desa Wangunsari Kembangkan Potensi Wisata Air Panas dan Curug, Dorong Promosi Terpadu

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:23 WIB

Palabuhanratu Diproyeksikan Jadi Motor Agroindustri, Pariwisata, dan Perdagangan Kabupaten Sukabumi

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:24 WIB

Aksi Cepat Petugas Damkar Amankan Satwa Liar di Lingkungan Warga

Senin, 9 Februari 2026 - 15:34 WIB

Kantor Kecamatan Warungkiara Dibangun, Perkim Sukabumi Perkuat Pelayanan Publik

Senin, 9 Februari 2026 - 09:04 WIB

100 Unit Rumah Disiapkan, Dinas Perkim Relokasi Penyintas Bencana di Palabuhanratu

Berita Terbaru

error: Content is protected !!