Kemacetan Panjang Terjadi di Jembatan Goyang Alternatif Bojong Kopo, Dishub Turunkan Petugas

- Admin

Rabu, 2 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemacetan panjang terjadi di Jembatan Goyang Alternatif Bojong Kopo akibat lonjakan volume kendaraan pada hari ketiga Lebaran. Dishub bersama aparat gabungan menerapkan sistem buka-tutup untuk mengurai antrean kendaraan.

Kemacetan panjang terjadi di Jembatan Goyang Alternatif Bojong Kopo akibat lonjakan volume kendaraan pada hari ketiga Lebaran. Dishub bersama aparat gabungan menerapkan sistem buka-tutup untuk mengurai antrean kendaraan.

PoinMedia.Com – Kemacetan panjang terjadi di Jembatan Goyang Alternatif Bojong Kopo akibat meningkatnya volume kendaraan pada hari ketiga Lebaran.

Kendaraan dari dalam maupun luar kota mengakibatkan antrean mengular di dua arah, dengan panjang antrean mencapai sekitar 1 kilometer dari Loji hingga jembatan alternatif, serta sekitar 1,5 kilometer dari arah Bagbagan menuju jembatan alternatif, tepatnya dari Simpenan hingga Bojong Kopo.

Firman, salah seorang warga Simpenan, menyampaikan bahwa kondisi ini sudah terjadi sejak pagi hari.

“Dari pagi kendaraan sudah mengular panjang. Banyak kendaraan pribadi dan roda dua yang mencoba mencari jalur alternatif, tapi tetap terjebak macet,” ujar Firman saat ditemui di lokasi, Rabu (2/4/2025).

Baca Juga :  Dandim 0622 Hadiri Rapat Paripurna HUT ke-155 Kabupaten Sukabumi

Selain kemacetan, warga juga mengeluhkan kondisi jembatan yang terasa goyang saat dilewati. “Saat menjajal jembatan alternatif tersebut, terasa goyang. Ini cukup mengkhawatirkan, apalagi jika dilewati kendaraan besar,” ungkap Firman.

Kemacetan ini diduga terjadi akibat tingginya volume kendaraan pemudik yang kembali ke daerah masing-masing setelah libur Lebaran. Selain itu, kondisi jalan yang sempit di sekitar jembatan alternatif juga memperlambat arus kendaraan. Untuk melewati jembatan tersebut, kendaraan harus bergantian dengan sistem buka-tutup karena hanya cukup untuk satu arah.

Kepala UPTD Dishub Palabuhanratu, Dadang, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat menyatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan petugas ke lokasi untuk mengatur lalu lintas, bekerja sama dengan unsur kepolisian dan TNI.

Baca Juga :  Kadis Pariwisata Ucapkan Selamat Ulang Tahun Untuk Bupati Asep Japar di Usia ke-63: Pemimpin dengan Semangat Pahlawan

“Kami sudah menurunkan petugas Dishub yang siaga di Pos Jembatan Bojong Kopo, bekerja sama dengan kepolisian dan TNI untuk mengatur arus lalu lintas. Sistem yang diterapkan adalah buka-tutup, di mana kendaraan roda dua dialihkan ke jembatan lama, sementara roda empat menggunakan jembatan darurat. Alhamdulillah, situasi masih terkendali dan aman,” ujar Dadang.

Hingga berita ini diturunkan, antrean kendaraan masih terlihat panjang. Para pengendara diimbau untuk bersabar dan mencari jalur alternatif lain guna menghindari kemacetan yang lebih parah. Meski demikian, situasi lalu lintas masih dalam kendali petugas di lapangan.***

 

Reporter : Asep T

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Satlantas Polrestabes Bandung Buka Layanan SIM Keliling di Sejumlah Lokasi hingga 11 Juli 2026
Palabuhanratu Miliki Potensi Besar di Sektor Pariwisata dan Perikanan
Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi Tinjau Sarana Penampungan Air Bersih untuk Pastikan Layanan Dasar Masyarakat Terpenuhi
SMP PLUS Buniwangi Terima Program Revitalisasi Kemendikdasmen untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
Kekayaan Alam Simpenan Dinilai Mampu Menopang Pembangunan Berkelanjutan
Tradisi Larung Sesaji Warnai Peringatan Hari Nelayan Palabuhanratu ke-66
Desa Buniwangi Optimalkan UMKM dan Ketahanan Pangan Berbasis Potensi Lokal
Panglima TNI Dijadwalkan Tutup SSC 2026, Cetak Generasi Santri Berkarakter

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 05:59 WIB

Satlantas Polrestabes Bandung Buka Layanan SIM Keliling di Sejumlah Lokasi hingga 11 Juli 2026

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:13 WIB

Palabuhanratu Miliki Potensi Besar di Sektor Pariwisata dan Perikanan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:36 WIB

Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi Tinjau Sarana Penampungan Air Bersih untuk Pastikan Layanan Dasar Masyarakat Terpenuhi

Senin, 1 Juni 2026 - 13:16 WIB

Kekayaan Alam Simpenan Dinilai Mampu Menopang Pembangunan Berkelanjutan

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:42 WIB

Tradisi Larung Sesaji Warnai Peringatan Hari Nelayan Palabuhanratu ke-66

Berita Terbaru

error: Content is protected !!