LPI Peringatkan Bupati Sukabumi Terkait Pembentukan Koperasi Merah Putih: 70 Persen Desa Dinilai Asal Tunjuk Pengelola

- Admin

Kamis, 15 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Laskar Pasundan Indonesia memberikan peringatan keras kepada Bupati Sukabumi terkait pembentukan Koperasi Merah Putih yang dinilai asal tunjuk pengelola tanpa seleksi kompetensi.

Ketua Umum Laskar Pasundan Indonesia memberikan peringatan keras kepada Bupati Sukabumi terkait pembentukan Koperasi Merah Putih yang dinilai asal tunjuk pengelola tanpa seleksi kompetensi.

PoinMedia.Com – Ketua Umum Laskar Pasundan Indonesia (LPI), Rohmat Hidayat, melayangkan peringatan keras kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi, khususnya kepada Bupati Sukabumi, terkait proses pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan yang ada di wilayah tersebut.

Dalam pernyataannya, Rohmat menyebutkan bahwa sekitar 70 persen desa di Kabupaten Sukabumi tidak mengedepankan kompetensi dan standar sumber daya manusia (SDM) dalam proses rekrutmen pengelola koperasi. Ia menilai, banyak penunjukan dilakukan secara langsung tanpa melalui mekanisme uji kompetensi, bahkan kerap kali berdasarkan kedekatan personal dengan kepala desa.

Baca Juga :  Anggota Polsek Cikakak Bantu Warga Ganti Ban Saat Menjalankan Ibadah Puasa

“Rata-rata yang ditunjuk tidak memiliki latar belakang atau keahlian dalam pengelolaan administrasi maupun manajemen,” tegas Rohmat.

Ia juga menyoroti lemahnya transparansi dalam proses rekrutmen serta tidak meratanya pelaksanaan musyawarah desa khusus (musdesus). Bahkan, menurut LPI, sejumlah nama pengelola koperasi telah diajukan ke tingkat kabupaten tanpa proses seleksi yang layak. Sekitar 50 persen dari mereka, lanjut Rohmat, diduga tidak memiliki kemampuan dasar dalam sistem komputerisasi, termasuk penggunaan aplikasi seperti Microsoft Word dan Excel.

LPI menekankan pentingnya perhatian serius dari pemerintah daerah agar tidak terjadi potensi penyalahgunaan wewenang, terutama karena pengelolaan koperasi berkaitan langsung dengan keuangan negara.

Baca Juga :  Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi Meriahkan Hari Jadi ke-45 Desa Nagrak Selatan

Rohmat juga mengingatkan agar kasus-kasus serupa seperti pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), yang menurutnya 80 persen hanya memboroskan keuangan negara tanpa hasil yang jelas, tidak terulang kembali.

Dengan kondisi tersebut, LPI mendesak Bupati Sukabumi untuk segera melakukan evaluasi dan studi kelayakan terhadap seluruh calon pengelola Koperasi Merah Putih. Langkah ini dinilai penting demi memastikan program koperasi berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.***

 

(RH)

 

Berita Terkait

Satlantas Polrestabes Bandung Buka Layanan SIM Keliling di Sejumlah Lokasi hingga 11 Juli 2026
Palabuhanratu Miliki Potensi Besar di Sektor Pariwisata dan Perikanan
Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi Tinjau Sarana Penampungan Air Bersih untuk Pastikan Layanan Dasar Masyarakat Terpenuhi
SMP PLUS Buniwangi Terima Program Revitalisasi Kemendikdasmen untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
Kekayaan Alam Simpenan Dinilai Mampu Menopang Pembangunan Berkelanjutan
Tradisi Larung Sesaji Warnai Peringatan Hari Nelayan Palabuhanratu ke-66
Desa Buniwangi Optimalkan UMKM dan Ketahanan Pangan Berbasis Potensi Lokal
Panglima TNI Dijadwalkan Tutup SSC 2026, Cetak Generasi Santri Berkarakter

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 05:59 WIB

Satlantas Polrestabes Bandung Buka Layanan SIM Keliling di Sejumlah Lokasi hingga 11 Juli 2026

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:13 WIB

Palabuhanratu Miliki Potensi Besar di Sektor Pariwisata dan Perikanan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:36 WIB

Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi Tinjau Sarana Penampungan Air Bersih untuk Pastikan Layanan Dasar Masyarakat Terpenuhi

Senin, 1 Juni 2026 - 13:16 WIB

Kekayaan Alam Simpenan Dinilai Mampu Menopang Pembangunan Berkelanjutan

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:42 WIB

Tradisi Larung Sesaji Warnai Peringatan Hari Nelayan Palabuhanratu ke-66

Berita Terbaru

error: Content is protected !!