Pemkab Sukabumi dan Bea Cukai Bahas Strategi Pengawasan BKC Ilegal dan Optimalisasi Pajak Daerah

- Admin

Kamis, 3 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Sukabumi bersama Bea Cukai Bogor bahas penguatan pengawasan Barang Kena Cukai (BKC)

Pemkab Sukabumi bersama Bea Cukai Bogor bahas penguatan pengawasan Barang Kena Cukai (BKC)

PoinMedia.Com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar audiensi bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean A Bogor di Pendopo Palabuhanratu, Rabu (2/7/2025).

Pertemuan tersebut membahas upaya penguatan pengawasan terhadap peredaran Barang Kena Cukai (BKC) ilegal serta optimalisasi penerimaan pajak daerah guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, mengungkapkan bahwa Sukabumi memiliki potensi besar, terutama di sektor pertanian. Namun, belum semua potensi tersebut dapat dijadikan sumber penerimaan pajak.

“Sektor pertanian kita sangat tinggi, tapi belum bisa dipajaki,” ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Bea Cukai dan Satpol PP Kabupaten Sukabumi yang secara konsisten melakukan penindakan terhadap peredaran rokok ilegal. Sekda berharap kolaborasi lintas instansi seperti dengan KPP Pratama Sukabumi dan KPPN dapat terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Bea Cukai. Berdasarkan data, ada lebih dari 700 pelanggaran yang berhasil ditindak, baik di bidang kesehatan maupun sektor lainnya,” imbuhnya.

Baca Juga :  Bupati Dampingi Danrem 061/SK Tinjau Hasil TMMD ke-125 di Lengkong

Sementara itu, Kepala KPPBC Bogor, Budi Harjayo, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan Bea Cukai dalam menghadapi tantangan ekonomi global, serta menciptakan iklim usaha yang sehat dan produktif.

“Pertemuan ini diharapkan mampu memperkuat pengawasan terhadap BKC ilegal serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” kata Budi.

Ia juga menyoroti peran strategis cukai sebagai salah satu sumber utama penerimaan negara. Sebagian dari penerimaan tersebut, sekitar 10 persen, dikembalikan ke daerah dalam bentuk Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang mendukung berbagai program pembangunan dan kesehatan.

Selain rokok ilegal, lanjut Budi, Bea Cukai juga mengemban tugas penting dalam pengawasan terhadap aktivitas ekspor serta industri tekstil yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sukabumi, Hendi Kurniadi, mengungkapkan bahwa Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu kontributor utama penerimaan cukai di wilayahnya. Namun, tantangan muncul karena banyak perusahaan yang beroperasi di Sukabumi tetapi membayar pajak di daerah asal pemilik perusahaan.

Baca Juga :  Bupati Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional 2025 di Kecamatan Cicantayan

“Kami berharap ke depan para pengusaha bisa menjadikan kantor pusatnya berada di Sukabumi agar kontribusi pajaknya lebih besar bagi daerah,” ujar Hendi.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat iklim investasi dan menyelesaikan hambatan terkait realisasi investasi di Kabupaten Sukabumi.

“Potensi investasi kita besar, tapi banyak yang belum terealisasi. Kami harap ke depan investor tidak hanya membangun pabrik di Sukabumi, tapi juga memindahkan kantor pusatnya ke sini,” tegasnya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, KPPBC Tipe Madya Pabean A Bogor turut memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi atas kinerja dan partisipasi aktif dalam penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2024.

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas upaya Pemkab dalam mendukung optimalisasi pemanfaatan dana cukai untuk kemaslahatan masyarakat.***

(Red)

 

 

Berita Terkait

Atlet Pelajar Sukabumi Tampil Maksimal dalam Seleksi Tim Popwilda
Timpora Sukabumi Optimalkan Patroli Gabungan dan Pertukaran Intelijen
Harkitnas ke-118 Jadi Momentum Bangun Solidaritas dan Literasi Digital di Sukabumi
Pembangunan Kampung Mubarakah Gunakan Material Lokal dan Desain Tahan Gempa
Disperkim Sukabumi Matangkan Persiapan Pembangunan Rumah Khusus di Desa Cikadu
Disperkim Pastikan Program Rutilahu Tepat Sasaran Melalui Muhibbah Ramadhan
Hunian Layak untuk Warga Terdampak, Perkim Kawal Tahap Awal Pembangunan
BPKAD Pastikan Anggaran Tepat Sasaran, Dukung Penuh Program Prioritas Daerah

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:29 WIB

Atlet Pelajar Sukabumi Tampil Maksimal dalam Seleksi Tim Popwilda

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:22 WIB

Timpora Sukabumi Optimalkan Patroli Gabungan dan Pertukaran Intelijen

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:27 WIB

Harkitnas ke-118 Jadi Momentum Bangun Solidaritas dan Literasi Digital di Sukabumi

Kamis, 2 April 2026 - 06:17 WIB

Pembangunan Kampung Mubarakah Gunakan Material Lokal dan Desain Tahan Gempa

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:59 WIB

Disperkim Sukabumi Matangkan Persiapan Pembangunan Rumah Khusus di Desa Cikadu

Berita Terbaru

Semangat pelestarian budaya dan prestasi olahraga

Pemerintahan

Atlet Pelajar Sukabumi Tampil Maksimal dalam Seleksi Tim Popwilda

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:29 WIB

error: Content is protected !!