Sekjen LPI Desak TAPD Sukabumi Bertanggung Jawab atas Proyek Mangkrak dan Dugaan KKN di Sejumlah Dinas

- Admin

Sabtu, 25 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekjen LPI, TB. Saepul Bahri, SH., MH., mendesak TAPD Kabupaten Sukabumi untuk bertanggung jawab atas proyek pembangunan yang mangkrak dan dugaan KKN di sejumlah dinas.

Sekjen LPI, TB. Saepul Bahri, SH., MH., mendesak TAPD Kabupaten Sukabumi untuk bertanggung jawab atas proyek pembangunan yang mangkrak dan dugaan KKN di sejumlah dinas.

PoinMedia.Com – Sekretaris Jenderal Lembaga Pemerhati Infrastruktur (LPI), TB. Saepul Bahri, SH., MH., mendesak Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Sukabumi untuk bertanggung jawab penuh terkait sejumlah proyek pembangunan yang mangkrak serta dugaan kasus korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di beberapa dinas.

Saepul Bahri menegaskan bahwa TAPD harus memberikan pertanggungjawaban atas penggunaan anggaran, terutama terkait dua proyek yang saat ini terbengkalai, yakni pembangunan gedung pemda dan gedung Graha Pemuda.

Tidak hanya itu, ia juga menyoroti sejumlah proyek di berbagai dinas yang dinilai tidak dikerjakan dengan optimal dan terkesan amburadul.

Baca Juga :  Kadis Pariwisata Ucapkan Selamat Ulang Tahun Untuk Bupati Asep Japar di Usia ke-63: Pemimpin dengan Semangat Pahlawan

“Beberapa dinas yang paling disorot dalam dugaan KKN ini adalah Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Dinas Pertanian, serta Dinas Kesehatan. Kami mendesak TAPD untuk segera memberikan penjelasan kepada publik,” ujar Saepul Bahri.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat pihaknya bersama masyarakat akan menggelar aksi massa di Kejaksaan Agung guna menuntut audit menyeluruh terhadap penggunaan anggaran di Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga :  Dinas PU Kabupaten Sukabumi Peringati Hari Bakti PU ke-80: Perkuat Komitmen Membangun Infrastruktur Berkeadilan

“Khususnya di Dinas Perkim, sejak periode 2021 hingga 2024, terdapat dugaan kuat bahwa anggaran yang dialokasikan hanya dijadikan ajang bancakan oleh pihak-pihak tertentu,” tambahnya.

Saepul Bahri menegaskan bahwa masyarakat saat ini menunggu tindakan tegas dari Aparat Penegak Hukum (APH), terutama terkait dua proyek besar yang mangkrak dan menjadi perhatian publik.

“Publik menuntut adanya langkah nyata dari APH untuk menyelesaikan permasalahan ini dan memastikan adanya transparansi dalam pengelolaan anggaran daerah,” pungkasnya.***

 

(RH)

 

 

 

Berita Terkait

Kekayaan Alam Simpenan Dinilai Mampu Menopang Pembangunan Berkelanjutan
Tradisi Larung Sesaji Warnai Peringatan Hari Nelayan Palabuhanratu ke-66
Desa Buniwangi Optimalkan UMKM dan Ketahanan Pangan Berbasis Potensi Lokal
Panglima TNI Dijadwalkan Tutup SSC 2026, Cetak Generasi Santri Berkarakter
Komandan Rindam III/Siliwangi Brigadir Jenderal TNI Bagus Budi Adrianto, Harapkan Santri jadi Kader Bela negara
Desa Wangunsari Kembangkan Potensi Wisata Air Panas dan Curug, Dorong Promosi Terpadu
Palabuhanratu Diproyeksikan Jadi Motor Agroindustri, Pariwisata, dan Perdagangan Kabupaten Sukabumi
Operasi Non Kebakaran, Damkar Amankan Lingkungan Sekolah TK dari Serangan Ulat

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:16 WIB

Kekayaan Alam Simpenan Dinilai Mampu Menopang Pembangunan Berkelanjutan

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:42 WIB

Tradisi Larung Sesaji Warnai Peringatan Hari Nelayan Palabuhanratu ke-66

Minggu, 19 April 2026 - 05:33 WIB

Panglima TNI Dijadwalkan Tutup SSC 2026, Cetak Generasi Santri Berkarakter

Sabtu, 18 April 2026 - 20:13 WIB

Komandan Rindam III/Siliwangi Brigadir Jenderal TNI Bagus Budi Adrianto, Harapkan Santri jadi Kader Bela negara

Rabu, 1 April 2026 - 08:12 WIB

Desa Wangunsari Kembangkan Potensi Wisata Air Panas dan Curug, Dorong Promosi Terpadu

Berita Terbaru

Semangat pelestarian budaya dan prestasi olahraga

Pemerintahan

Atlet Pelajar Sukabumi Tampil Maksimal dalam Seleksi Tim Popwilda

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:29 WIB

error: Content is protected !!