Banjir di Palabuhanratu Rendam Dua Hektare Sawah, Petani Tidak Alami Gagal Panen

- Admin

Senin, 10 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir besar yang melanda Palabuhanratu pada 5 Maret 2025 menggenangi sekitar dua hektare sawah di Kelurahan Palabuhanratu, terutama di Majlis RW 19. Meski terdampak, mayoritas petani telah lebih dulu memanen hasil pertanian mereka, sehingga tidak mengalami gagal panen.

Banjir besar yang melanda Palabuhanratu pada 5 Maret 2025 menggenangi sekitar dua hektare sawah di Kelurahan Palabuhanratu, terutama di Majlis RW 19. Meski terdampak, mayoritas petani telah lebih dulu memanen hasil pertanian mereka, sehingga tidak mengalami gagal panen.

PoinMedia.Com – Banjir yang melanda Kelurahan Palabuhanratu pada Kamis malam (5/3/2025) menyebabkan kerusakan di berbagai sektor, termasuk permukiman warga, fasilitas umum, serta lahan pertanian.

Salah satu area yang terdampak cukup parah adalah persawahan di wilayah Majlis RW 19, di mana sekitar dua hektare sawah terendam air.

Menurut Winda, S.Pi, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kelurahan Palabuhanratu, skala banjir tahun ini lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Sosialisasi ZIS di Palabuhanratu: UPZ dan PGRI Berkolaborasi dengan Pihak Sekolah

“Hampir seluruh wilayah kelurahan terdampak banjir. Berdasarkan laporan Ketua Gapoktan, sekitar dua hektare sawah tergenang air. Namun, beruntung sebagian besar petani sudah melakukan panen sebelum bencana terjadi,” ujar Winda saat dikonfirmasi pada Senin (10/3/2025).

Lebih lanjut, Winda menjelaskan bahwa sistem irigasi secara umum masih berfungsi dengan baik.

Baca Juga :  Dinas PU Siap Dukung Langkah Tanggap Darurat Bencana Bersama Polres dan Forkopimda

“Alhamdulillah, tidak ada kerusakan parah pada irigasi. Hanya saluran sekunder atau daerah aliran sungai (DAS) yang mengalami kerusakan di tiga titik,” tambahnya.

Meskipun sawah sempat terendam, banjir kali ini tidak sampai menyebabkan gagal panen karena mayoritas petani sudah lebih dulu memanen hasil tanam mereka.***

 

Reporter : Asep T

 

Berita Terkait

Kekayaan Alam Simpenan Dinilai Mampu Menopang Pembangunan Berkelanjutan
Tradisi Larung Sesaji Warnai Peringatan Hari Nelayan Palabuhanratu ke-66
Desa Buniwangi Optimalkan UMKM dan Ketahanan Pangan Berbasis Potensi Lokal
Panglima TNI Dijadwalkan Tutup SSC 2026, Cetak Generasi Santri Berkarakter
Komandan Rindam III/Siliwangi Brigadir Jenderal TNI Bagus Budi Adrianto, Harapkan Santri jadi Kader Bela negara
Desa Wangunsari Kembangkan Potensi Wisata Air Panas dan Curug, Dorong Promosi Terpadu
Palabuhanratu Diproyeksikan Jadi Motor Agroindustri, Pariwisata, dan Perdagangan Kabupaten Sukabumi
Operasi Non Kebakaran, Damkar Amankan Lingkungan Sekolah TK dari Serangan Ulat

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 13:16 WIB

Kekayaan Alam Simpenan Dinilai Mampu Menopang Pembangunan Berkelanjutan

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:42 WIB

Tradisi Larung Sesaji Warnai Peringatan Hari Nelayan Palabuhanratu ke-66

Minggu, 19 April 2026 - 05:33 WIB

Panglima TNI Dijadwalkan Tutup SSC 2026, Cetak Generasi Santri Berkarakter

Sabtu, 18 April 2026 - 20:13 WIB

Komandan Rindam III/Siliwangi Brigadir Jenderal TNI Bagus Budi Adrianto, Harapkan Santri jadi Kader Bela negara

Rabu, 1 April 2026 - 08:12 WIB

Desa Wangunsari Kembangkan Potensi Wisata Air Panas dan Curug, Dorong Promosi Terpadu

Berita Terbaru

Semangat pelestarian budaya dan prestasi olahraga

Pemerintahan

Atlet Pelajar Sukabumi Tampil Maksimal dalam Seleksi Tim Popwilda

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:29 WIB

error: Content is protected !!