Kecamatan Sukabumi Dukung Pengembangan Komoditas Unggulan Desa Perbawati

- Admin

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PoinMedia.Com – Pemerintah Kecamatan Sukabumi mendukung langkah Desa Perbawati dalam mengembangkan komoditas pertanian unggulan sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Komoditas yang saat ini menjadi fokus pengembangan meliputi kopi, padi, sayuran, dan pisang yang dinilai memiliki potensi besar serta ketersediaan yang melimpah.

Kaur Perencanaan Desa Perbawati, Asep Amir Hamzah, menyampaikan bahwa pengembangan sektor pertanian tersebut sejalan dengan potensi alam dan sejarah Desa Perbawati. Selain pertanian, wilayah ini juga memiliki potensi pariwisata karena berada di jalur wisata Pondok Halimun.

“Potensi pertanian di Desa Perbawati sangat melimpah, begitu juga dengan potensi wisatanya. Namun saat ini kami masih memprioritaskan pengembangan kopi, padi, pisang, dan sayuran,” ujarnya saat ditemui di Kantor Desa Perbawati, Rabu (4/2/2026).

Ia menjelaskan, dari sejumlah komoditas yang dikembangkan, kopi dan padi telah berjalan lebih dulu dan melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta pelaku UMKM. Untuk komoditas kopi, Desa Perbawati bekerja sama dengan UMKM Baru Halimun hingga menghasilkan produk Kopi Purbawati.

Baca Juga :  Rapat Persiapan Pembentukan Koperasi Merah Putih Digelar di Kelurahan Palabuhanratu

“Kopi kami dikerjasamakan dengan UMKM Baru Halimun dan telah menghasilkan produk Kopi Purbawati. Sementara untuk padi, pengelolaannya melibatkan BUMDes,” jelasnya.

Kopi Purbawati yang berjenis arabika saat ini telah dipasarkan ke sejumlah kedai kopi di wilayah Sukabumi. Pengelolaan dilakukan mulai dari pembelian hasil panen petani hingga pengolahan menjadi biji kopi siap pakai.

“Kami fokus pada pengolahan kopi. Hasil panen petani kami olah menjadi biji kopi untuk kebutuhan kedai-kedai di Sukabumi. Untuk sementara, pemasaran masih difokuskan di pasar lokal karena permintaannya cukup tinggi,” ungkapnya.

Pemilihan kopi arabika dinilai tepat karena Desa Perbawati berada di ketinggian sekitar 900 meter di atas permukaan laut (MDPL), yang sangat cocok untuk pengembangan kopi jenis tersebut. Sebagian besar petani setempat juga menanam kopi arabika.

Sementara itu, potensi padi di Desa Perbawati juga dinilai sangat besar. Melalui BUMDes, desa tengah mengembangkan program pengemasan padi menjadi produk Beras Desa Perbawati, baik beras biasa maupun beras ketan, dengan target menghasilkan beras sehat dan berkualitas.

Baca Juga :  Polres Sukabumi Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak se-Indonesia

“Program ini kami jalankan secara bertahap dengan tujuan akhir menghasilkan produk pertanian yang sehat dan bebas dari pestisida,” katanya.

Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah desa secara berkelanjutan memberikan penyuluhan kepada petani, khususnya terkait pengurangan penggunaan pestisida. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat branding produk pertanian Desa Perbawati sebagai produk yang sehat dan ramah lingkungan.

Selain kopi dan padi, Desa Perbawati juga berupaya mengembangkan kembali komoditas pisang, termasuk pisang Selabintana yang pernah dikenal luas karena kualitas rasa dan kemanisannya.

Pemerintah Kecamatan Sukabumi berharap, pengembangan komoditas unggulan Desa Perbawati ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengoptimalkan potensi lokal guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.***

 

Reporter : Rieska

 

 

 

Berita Terkait

Satlantas Polrestabes Bandung Buka Layanan SIM Keliling di Sejumlah Lokasi hingga 11 Juli 2026
Palabuhanratu Miliki Potensi Besar di Sektor Pariwisata dan Perikanan
Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi Tinjau Sarana Penampungan Air Bersih untuk Pastikan Layanan Dasar Masyarakat Terpenuhi
SMP PLUS Buniwangi Terima Program Revitalisasi Kemendikdasmen untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
Kekayaan Alam Simpenan Dinilai Mampu Menopang Pembangunan Berkelanjutan
Tradisi Larung Sesaji Warnai Peringatan Hari Nelayan Palabuhanratu ke-66
Desa Buniwangi Optimalkan UMKM dan Ketahanan Pangan Berbasis Potensi Lokal
Panglima TNI Dijadwalkan Tutup SSC 2026, Cetak Generasi Santri Berkarakter

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 05:59 WIB

Satlantas Polrestabes Bandung Buka Layanan SIM Keliling di Sejumlah Lokasi hingga 11 Juli 2026

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:13 WIB

Palabuhanratu Miliki Potensi Besar di Sektor Pariwisata dan Perikanan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:36 WIB

Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi Tinjau Sarana Penampungan Air Bersih untuk Pastikan Layanan Dasar Masyarakat Terpenuhi

Senin, 1 Juni 2026 - 13:16 WIB

Kekayaan Alam Simpenan Dinilai Mampu Menopang Pembangunan Berkelanjutan

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:42 WIB

Tradisi Larung Sesaji Warnai Peringatan Hari Nelayan Palabuhanratu ke-66

Berita Terbaru

error: Content is protected !!