Empat Ruang Kelas Rusak Berat, MAN 2 Sukabumi Butuh Penambahan Ruang Baru

- Admin

Jumat, 20 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi empat ruang kelas di MAN 2 Sukabumi rusak berat dan tak dapat digunakan

Kondisi empat ruang kelas di MAN 2 Sukabumi rusak berat dan tak dapat digunakan

PoinMedia.Com – Kondisi fasilitas pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kabupaten Sukabumi tengah menjadi sorotan. Empat ruang kelas di sekolah tersebut dilaporkan mengalami kerusakan berat dan tidak dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Akibatnya, ruang-ruang tersebut saat ini hanya difungsikan sebagai gudang, sementara kebutuhan ruang kelas terus meningkat menjelang tahun ajaran baru 2025/2026.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana MAN 2 Sukabumi, Sugiarto, S.Pd., mengungkapkan bahwa kebutuhan akan ruang kelas baru sangat mendesak, mengingat tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut.

“Memang benar, kita kekurangan ruang kelas, terutama menjelang tahun ajaran baru. Empat ruang kelas mengalami kerusakan berat dan tidak bisa digunakan. Hal ini tentunya berdampak pada efektivitas proses belajar mengajar,” ujar Sugiarto saat diwawancarai pada Jumat (20/6/2025).

Baca Juga :  Sekda Dukung Program Kuliah Gratis untuk Mahasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu

Ia menambahkan bahwa jumlah pendaftar tahun ini meningkat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tercatat, pada gelombang pertama, sebanyak 285 calon siswa telah dinyatakan lulus. Sementara itu, gelombang kedua yang masih dibuka hingga 4 Juli 2025 telah mencatatkan sekitar 130 pendaftar.

“Secara ideal, satu ruang kelas menampung maksimal 36 siswa. Dengan kapasitas maksimal 12 kelas, seharusnya kami bisa menampung hingga 432 siswa baru. Namun, karena keterbatasan ruang, tahun ini kami hanya bisa menerima maksimal 10 kelas atau sekitar 360 siswa,” paparnya.

Sugiarto juga menjelaskan bahwa kondisi empat ruang kelas yang rusak tergolong membahayakan, terutama karena letaknya berada di lantai dua. Lantai yang melengkung seperti mangkuk dan beberapa bagian yang sudah bolong membuat ruang tersebut tidak layak pakai dan berisiko terhadap keselamatan siswa.

Baca Juga :  150 Mahasiswa Asal Sukabumi Terima Beasiswa Dari Bupati untuk Kuliah di Universitas Nusa Putra

“Kami sudah mengajukan proposal rehabilitasi ke berbagai pihak, khususnya ke Kementerian Agama. Namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut yang konkret,” ujarnya.

Ia berharap ada perhatian dan bantuan dari pemerintah maupun pihak lainnya untuk segera melakukan perbaikan. Menurutnya, dengan penambahan ruang kelas, daya tampung siswa juga bisa meningkat secara signifikan. Saat ini, jumlah siswa di MAN 2 Sukabumi tercatat sekitar 860 orang.

Pihak sekolah bersama komite berharap agar proses rehabilitasi dapat segera dilakukan agar kegiatan belajar mengajar berjalan lebih baik dan aman bagi seluruh siswa.***

Reporter : Asep T

 

Berita Terkait

PAUD SPS TP Strawbery Gelar Family Gathering di Cimaja, Pererat Silaturahmi Bertepatan Hari Ibu
UNPAR Gelar Pelatihan Paralegal di Palabuhanratu, Dorong Pemahaman Hukum Masyarakat
Kabid Disdik Sukabumi Ajak Mahasiswa Baru GHI Ciptakan Peluang Sendiri
SDN 5 Pasirbungur Gelar Acara Pelepasan dan Kenaikan Kelas Tahun Ajaran 2024/2025
115 Peserta Ikut Ujian Secara Luring dan Daring di PKBM Cendikia

Berita Terkait

Senin, 22 Desember 2025 - 13:17 WIB

PAUD SPS TP Strawbery Gelar Family Gathering di Cimaja, Pererat Silaturahmi Bertepatan Hari Ibu

Jumat, 18 Juli 2025 - 16:35 WIB

UNPAR Gelar Pelatihan Paralegal di Palabuhanratu, Dorong Pemahaman Hukum Masyarakat

Selasa, 8 Juli 2025 - 13:38 WIB

Kabid Disdik Sukabumi Ajak Mahasiswa Baru GHI Ciptakan Peluang Sendiri

Jumat, 20 Juni 2025 - 18:40 WIB

Empat Ruang Kelas Rusak Berat, MAN 2 Sukabumi Butuh Penambahan Ruang Baru

Kamis, 19 Juni 2025 - 10:19 WIB

SDN 5 Pasirbungur Gelar Acara Pelepasan dan Kenaikan Kelas Tahun Ajaran 2024/2025

Berita Terbaru

error: Content is protected !!