PoinMedia.Com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memperkuat pelayanan Keluarga Berencana (KB) sebagai bagian dari upaya mewujudkan keluarga yang sehat, berkualitas, dan sejahtera. Salah satu langkah tersebut ditunjukkan melalui pelayanan kontrasepsi mantap Metode Operasi Wanita (MOW) dan Metode Operasi Pria (MOP) yang dipantau langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar di ruang operasi UOBK RSUD Sekarwangi, Minggu (11/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 168 akseptor mengikuti pelayanan kontrasepsi mantap, terdiri atas 150 akseptor MOW atau tubektomi dan 18 akseptor MOP atau vasektomi.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam meningkatkan kualitas pelayanan KB sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor, khususnya dalam memberikan akses pelayanan yang aman, bermutu, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi berperan dalam mendukung upaya peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga. Pelayanan KB tidak hanya berkaitan dengan penggunaan alat atau metode kontrasepsi, tetapi juga mencakup pemberian informasi, edukasi, serta pendampingan agar masyarakat mampu menentukan pilihan secara tepat.
MOW dan MOP merupakan metode kontrasepsi permanen yang perlu dipertimbangkan secara matang. Karena itu, setiap calon akseptor harus memperoleh konseling dan informasi medis yang memadai, termasuk pemahaman mengenai manfaat, risiko, serta sifat permanen dari tindakan tersebut.
Persetujuan secara sadar dari calon akseptor menjadi bagian penting sebelum tindakan medis dilakukan. Dengan demikian, keputusan mengikuti pelayanan kontrasepsi didasarkan pada pemahaman yang cukup dan sesuai dengan kondisi serta kebutuhan masing-masing individu.
Melalui pelayanan ini, Pemkab Sukabumi berharap masyarakat semakin memahami pentingnya perencanaan keluarga sebagai salah satu upaya membangun keluarga yang berkualitas. Sinergi antara pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, petugas KB, dan masyarakat juga diharapkan terus diperkuat untuk memperluas akses terhadap pelayanan keluarga berencana.
Masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut mengenai program dan pelayanan KB dapat menghubungi Balai Penyuluh KB atau Unit Pelaksana Teknis Pengendalian Penduduk (UPT Dalduk) di wilayah masing-masing.
Dengan pelayanan KB yang berkualitas dan didukung pemahaman yang memadai, diharapkan keluarga di Kabupaten Sukabumi dapat merencanakan masa depan secara lebih baik demi terwujudnya keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas.***
Reporter : Dapit









