PoinMedia.Com – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Sukabumi terus memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai operasi nonkebakaran. Salah satunya dengan melakukan evakuasi hewan yang berpotensi membahayakan warga.
Pada Senin (5/10/2026), petugas Damkarmat Kabupaten Sukabumi menerima laporan terkait keberadaan seekor ular sanca di rumah warga di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi. Dengan menggunakan peralatan yang sesuai, petugas berhasil mengamankan ular sanca tersebut dari rumah warga.
Petugas lapangan Damkarmat Kabupaten Sukabumi mengatakan, proses evakuasi dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan penghuni rumah maupun petugas.
“Kami menerima laporan adanya ular sanca di rumah warga. Setelah tiba di lokasi, petugas langsung melakukan pengecekan dan evakuasi dengan hati-hati agar tidak membahayakan warga maupun petugas,” ujar petugas lapangan.
Menurutnya, keberadaan ular di lingkungan permukiman perlu segera ditangani karena dapat menimbulkan risiko bagi masyarakat, terutama apabila ular berada di dalam rumah atau lokasi yang sulit dijangkau.
“Alhamdulillah, ular berhasil kami evakuasi dengan aman. Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan penanganan sendiri apabila menemukan ular atau hewan lain yang berpotensi membahayakan,” katanya.
Damkarmat Kabupaten Sukabumi mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan kondisi darurat atau kejadian yang membutuhkan bantuan penyelamatan kepada petugas.
Pelayanan evakuasi ular tersebut merupakan bagian dari pemenuhan pelayanan dasar Damkarmat, khususnya dalam operasi nonkebakaran. Selain penanganan kebakaran, petugas juga memiliki tugas memberikan layanan penyelamatan dan perlindungan kepada masyarakat dalam berbagai kondisi kedaruratan.
Melalui respons cepat terhadap laporan masyarakat, Damkarmat Kabupaten Sukabumi berkomitmen memberikan pelayanan penyelamatan secara profesional dengan mengutamakan keselamatan masyarakat dan petugas di lapangan.***
(Red)









