PoinMedia.Com – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jembar di Kelurahan Jampangkulon, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, menggelar kegiatan peningkatan kapasitas Kelompok Unit Simpan Pinjam (USP), Rabu (14/10/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema *“Kelompok Maju, Keluarga Sejahtera, dan Berkah”* sebagai upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus Kelompok USP, Kepala BUMDes Jembar beserta jajaran, Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Jampangkulon, serta sejumlah tamu undangan. Hadir sebagai narasumber utama, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi, Andriansyah Subandi, yang memberikan arahan teknis dan motivasi kepada para pelaku usaha mikro.
Dalam pemaparannya, Andriansyah menegaskan bahwa peningkatan kapasitas usaha harus berorientasi pada praktik nyata yang mampu memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan keluarga. Menurutnya, pelatihan perlu diarahkan untuk mendorong pengembangan usaha mikro dan kecil, khususnya yang dijalankan oleh kaum perempuan.
Ia juga menyoroti potensi produk lokal Jampangkulon yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk unggulan bernilai ekonomi tinggi apabila dikelola secara tepat dan disesuaikan dengan kebutuhan pasar.
“Harapan kami dari pelatihan ini lebih kepada aspek praktik untuk peningkatan usaha ibu-ibu. Di Jampangkulon banyak produk unggulan yang sayang jika hanya menjadi pajangan tanpa ada pembelinya. Kita berharap melalui kegiatan ini, pelaku usaha mampu mengidentifikasi dan mengembangkan produk yang benar-benar menjadi ciri khas kecamatan, sehingga memiliki nilai ekonomis yang berkelanjutan,” ujar Andriansyah.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama mendorong Jampangkulon menjadi salah satu pusat pengembangan produk kreatif di Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, keberhasilan BUMDes tidak semata-mata diukur dari besarnya aset atau kondisi keuangan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat melalui peningkatan kesejahteraan dan terbukanya peluang usaha.
“Kita ingin produk-produk dari Jampangkulon bisa menjadi ikon Sukabumi Mubarakah. Jangan biarkan potensi lokal tersia-siakan. Dengan manajemen USP yang baik dan inovasi produk yang terus-menerus, Insya Allah keberkahan ekonomi akan mengalir deras bagi keluarga-keluarga di desa ini,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, BUMDes Jembar Jampangkulon berupaya memperkuat ekosistem usaha masyarakat agar semakin mandiri dan mampu menghadapi berbagai tantangan ekonomi. Peningkatan kapasitas pengelolaan USP diharapkan dapat berjalan beriringan dengan pengembangan produk lokal yang memiliki daya saing dan nilai jual.
Sinergi antara pemerintah setempat, DPMD Kabupaten Sukabumi, pengelola BUMDes, dan kelompok masyarakat diharapkan mampu melahirkan wirausaha baru yang tangguh sekaligus memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan.
Dengan demikian, keberadaan BUMDes tidak hanya menjadi lembaga penggerak kegiatan ekonomi, tetapi juga dapat berperan dalam membuka peluang usaha, meningkatkan pendapatan keluarga, dan mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.***
Reporter ,: Dapit









