PoinMedia.Com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi mendukung pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi di Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas.
Dukungan tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi, Ahmad Samsul Bahri, dalam kegiatan kunjungan kerja Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Inspektorat Jenderal TNI Angkatan Darat (Itjenad), Sabtu (24/10/2026).
Kunjungan yang dipimpin Ketua Tim Wasev Itjenad, Kolonel Inf Mochamad Andi Prihantono, tersebut bertujuan mengevaluasi pelaksanaan program TMMD sekaligus memastikan berbagai sasaran pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi, Ahmad Samsul Bahri, menyampaikan bahwa program TMMD merupakan bentuk kolaborasi strategis antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
Menurutnya, pembangunan desa membutuhkan sinergi berbagai pihak agar pelaksanaannya tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperhatikan pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan warga.
“Program TMMD menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk mempercepat pembangunan desa sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam menyelesaikan berbagai kebutuhan masyarakat,” ujar Ahmad Samsul Bahri.
Ia menambahkan, keterlibatan berbagai unsur dalam program TMMD diharapkan dapat mendorong pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas, ketersediaan fasilitas dasar, serta kualitas kehidupan warga pedesaan.
“Bagi kami, pembangunan desa tidak hanya diukur dari tersedianya infrastruktur, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Karena itu, pembangunan harus berjalan beriringan dengan pemberdayaan warga agar hasilnya dapat mendukung peningkatan kesejahteraan secara berkelanjutan,” tambahnya.
Sasaran Pembangunan TMMD ke-130
Dalam paparan pelaksanaan program, Komandan Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi sekaligus Dansatgas TMMD ke-130, Letkol Inf Agung Ariwibowo, menjelaskan bahwa kegiatan TMMD telah diawali melalui Pra-TMMD pada 20 September hingga 11 Oktober 2026, sebelum resmi dibuka pada 13 Oktober 2026.
Sejumlah sasaran fisik yang dilaksanakan meliputi pengaspalan jalan penghubung Kampung Cikole menuju Kampung Bojonggadog sepanjang 2.200 meter dengan lebar 2,5 meter, rehabilitasi posyandu, pembangunan lima titik sumur bor, pembangunan tiga unit MCK, rehabilitasi lima rumah tidak layak huni (Rutilahu), rehabilitasi jembatan, perbaikan sarana ibadah, serta kegiatan penghijauan dan ketahanan pangan.
Berdasarkan laporan perkembangan kegiatan, capaian sasaran fisik secara keseluruhan telah mencapai sekitar 85 persen, sedangkan sasaran nonfisik mencapai 50 persen.
Selain pembangunan infrastruktur, program TMMD juga mencakup kegiatan penyuluhan di bidang keagamaan, kesehatan, pertanian, peternakan, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta wawasan kebangsaan.
Kegiatan nonfisik tersebut diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas masyarakat agar mampu mengembangkan potensi desa serta mendukung kemandirian ekonomi warga.
DPMD Dorong Pembangunan Desa yang Berkelanjutan
Ahmad Samsul Bahri menilai, keberhasilan pembangunan desa memerlukan keterlibatan aktif masyarakat sejak proses pelaksanaan hingga pemeliharaan hasil pembangunan. Dengan demikian, fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal dan dijaga keberlangsungannya.
“Partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan. Kami berharap hasil program TMMD dapat dipelihara bersama sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan saat kegiatan berlangsung, tetapi juga dalam jangka panjang,” ungkapnya.
Pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi didukung anggaran hibah APBD Pemerintah Kabupaten Sukabumi sebesar Rp1 miliar serta dukungan anggaran TNI AD sebesar Rp338,3 juta.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Tim Wasev Itjenad bersama Dansatgas TMMD dan rombongan turut meninjau sejumlah lokasi sasaran pembangunan, di antaranya rehabilitasi posyandu di Kampung Sukadamai, pembangunan sumur bor di Kampung Cikiara dan Kampung Sukasirna, rehabilitasi masjid, pengaspalan jalan Kampung Cikole–Kampung Bojonggadog, serta rehabilitasi rumah tidak layak huni milik warga.
Melalui sinergi lintas sektor tersebut, DPMD Kabupaten Sukabumi berharap program TMMD dapat memberikan kontribusi nyata terhadap percepatan pembangunan desa, memperkuat budaya gotong royong, serta meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.
DPMD Kabupaten Sukabumi juga mendorong agar semangat kolaborasi yang terbangun melalui TMMD terus dipertahankan dalam berbagai program pembangunan desa, sehingga upaya mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera dapat berjalan secara berkelanjutan.***
Reporter : Dapit









