Jaga Kualitas Air dan Udara, DLH Sukabumi Andalkan Pengujian Laboratorium

- Admin

Senin, 5 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DLH Kabupaten Sukabumi

DLH Kabupaten Sukabumi

PoinMedia.Com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus memperkuat upaya menjaga kualitas lingkungan melalui layanan pengujian yang akurat, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan. Keberadaan laboratorium lingkungan menjadi salah satu instrumen penting untuk memastikan kualitas air dan udara tetap memenuhi standar yang berlaku.

Plt. Kepala DLH Kabupaten Sukabumi, Endang Suherman, mengatakan pengujian kualitas lingkungan memiliki peran strategis dalam mendukung pengelolaan lingkungan berbasis data yang objektif dan terukur.

“Pengujian kualitas lingkungan sangat penting karena hasilnya menjadi dasar untuk mengetahui kondisi lingkungan secara objektif. Dengan laboratorium yang terakreditasi, kami berupaya memberikan layanan yang akurat, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya, Senin (5/10/2026).

Menurut Endang, penanganan persoalan lingkungan tidak cukup hanya dilakukan setelah terjadi pencemaran. Pemantauan dan pengujian secara berkala diperlukan sebagai langkah pencegahan sekaligus bahan evaluasi untuk menentukan tindakan yang tepat.

Layani Pengujian Kualitas Air dan Udara

Melalui UPTD Laboratorium Lingkungan, DLH Kabupaten Sukabumi menyediakan berbagai layanan pengujian kualitas lingkungan, mulai dari kualitas air hingga udara.

Baca Juga :  Ai Sri Mulyati Beri Catatan untuk DLH Sukabumi: Sampah Plastik Harus Punya Nilai Tambah

Untuk pengujian kualitas air, layanan yang tersedia meliputi air bersih, air sungai, air limbah, serta air limbah domestik. Sementara itu, pengujian kualitas udara mencakup udara ambien, tingkat kebisingan, udara dalam ruang atau *indoor*, hingga emisi.

Endang menjelaskan, keberadaan layanan laboratorium di daerah diharapkan dapat mempermudah masyarakat, pelaku usaha, maupun pihak lain yang membutuhkan pemeriksaan kualitas lingkungan secara terukur.

“Kami ingin layanan laboratorium ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat maupun pihak yang membutuhkan pengujian kualitas lingkungan. Hasil pengujian diharapkan menjadi dasar untuk mengambil langkah yang tepat dalam menjaga lingkungan,” katanya.

Data Pengujian Dukung Kebijakan Lingkungan

Penguatan layanan laboratorium menjadi semakin penting seiring luasnya wilayah Kabupaten Sukabumi serta beragamnya aktivitas permukiman, industri, dan kegiatan ekonomi masyarakat yang berpotensi memengaruhi kondisi lingkungan.

Data hasil pengujian dapat menjadi acuan untuk mengetahui kondisi lingkungan secara lebih objektif. Bagi pemerintah daerah, informasi tersebut dapat mendukung proses pemantauan, evaluasi, serta penyusunan kebijakan pengelolaan lingkungan.

Baca Juga :  Tak Cukup Urus Dokumen, DLH Sukabumi Ingatkan Pelaku Usaha Soal Kewajiban Lingkungan

Sementara bagi pelaku usaha, pengujian kualitas lingkungan dapat dimanfaatkan untuk mengevaluasi dampak kegiatan operasional sekaligus mendukung pemenuhan ketentuan lingkungan yang berlaku.

Endang menegaskan bahwa menjaga kualitas lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan dukungan data yang kredibel serta kesadaran seluruh pihak.

“Lingkungan yang sehat harus dijaga bersama. Karena itu, pengujian bukan hanya untuk mengetahui kondisi lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan dan peningkatan kepatuhan terhadap ketentuan lingkungan,” tuturnya.

Dengan dukungan tenaga yang kompeten, peralatan yang memadai, serta prosedur pengujian yang terstandar, UPTD Laboratorium Lingkungan DLH Kabupaten Sukabumi membuka layanan pengujian bagi masyarakat maupun pihak yang membutuhkan.

Melalui layanan tersebut, DLH Kabupaten Sukabumi berharap upaya pemantauan dan pengendalian pencemaran dapat berjalan lebih efektif, sehingga kualitas lingkungan tetap terjaga dan mendukung keberlanjutan pembangunan daerah.***

 

 

Reporter : Dapit

 

 

Berita Terkait

Pekerja Pabrik Pengolahan Batu Kapur di Jampangtengah Meninggal, DLH Pernah Turun Tindak Lanjuti Keluhan Asap
Dinas PU Sukabumi Rekonstruksi Jalan Pakuwon-Cipeuteuy Kabandungan, Anggaran Rp68,39 Juta
Dinas PU Sukabumi Rehabilitasi Jalan Benda-Durengede Cicurug, Kondisi Drainase Jadi Pertimbangan Teknis
Dinas PU Sukabumi Sosialisasikan Irigasi Citarik, 165 Hektare Lahan Pertanian Bakal Terbantu
Satpol PP Sukabumi Siapkan Tiga Langkah Strategis, dari Sekretariat PPNS hingga Pemutakhiran Data
Tak Ada yang Terbuang! Dinas Perikanan Sukabumi Ungkap Potensi Besar dari Seekor Ikan
Cegah Stunting Tak Cukup Saat Anak Lahir, Bangga Kencana Tekankan Persiapan Calon Orang Tua
Kunjungan Wamen BKKBN RI ke Sukabumi, Kolaborasi Penanganan Stunting Jadi Sorotan

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Pekerja Pabrik Pengolahan Batu Kapur di Jampangtengah Meninggal, DLH Pernah Turun Tindak Lanjuti Keluhan Asap

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Dinas PU Sukabumi Rekonstruksi Jalan Pakuwon-Cipeuteuy Kabandungan, Anggaran Rp68,39 Juta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:27 WIB

Dinas PU Sukabumi Rehabilitasi Jalan Benda-Durengede Cicurug, Kondisi Drainase Jadi Pertimbangan Teknis

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Dinas PU Sukabumi Sosialisasikan Irigasi Citarik, 165 Hektare Lahan Pertanian Bakal Terbantu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Tak Ada yang Terbuang! Dinas Perikanan Sukabumi Ungkap Potensi Besar dari Seekor Ikan

Berita Terbaru